Kamis, 05 Januari 2017

Priodesasi Perkembanagan Anak



Priodesasi Perkembanagan Anak
1.      Fase Perkembangan Berdasarkan Konsep didaktif
Dasar yang digunakan untuk menentukan pembagian fase-fase perkembangan adalah materi dan cara bagaimana mendidik anak pada masa-masa tertentu. Johann Amos Cimenius, seorang ahli didik dari Moravia. Ia membagi fase-fase perkembangan berdasarkan tingkat sekolah yang diduduki anak sesuai dengan tingkat usia dan menurut bahasa yang dipelajarinya di sekolah.
a.       Pada usi 0-6 tahun : fase sekolah ibu
b.      Pada usia 6-12 tahun : fase sekolah bahasa ibu
c.       Pada usia 12-18 tahun : fase sekolah bahasa latin
d.      Pada usia 18-24 tahun : fase sekolah tinggi dan pengembaran
2.      Periodesasi Perkembangan Berdasarkan Ciri-ciri Psikologis
Periode perkembangan berdasarkan ciri-ciri psikologis ini dikemukakan oleh beberapa ahli, diantaranya Oswald Kroch. Ciri-ciri yang digunakan oleh ia adalah pengalaman keguncangan jiwa yang di manifestasikan dalam bentuk sifat troz atau sifat “keras kepala” dan ia membagi fase perkembangan ini menjadi tiga.
a.       Fase anak awal, umur 0-3 tahun. Pada fase ini terjadi triz pertama yang ditandai dengan serba bantahan atau menentang orang lain.
b.      Fase keserasian sekolah, umur 3-13 tahun. Pada akhir fase ini terjadi troz kedua ditandai dengan serba membantah atau menentang orang lain bahkan ucapan orang tua,
c.       Fase kematangan, umur 13-21 tahun. Fase ini terjadi setelah berakhirnya grjala-gejala troz kedua, dimana anak mulai merasakan kelebihan dan kekurangan yang ia miliki yang dihadapi dengan sewajarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar