Guru
Sebagai Fasilitator Pengembang Keterapilan
Pendidikan merupakan proses pembentukan kepribandian manusia yang
bertujuan untuk membantu peserta didik agar dapat menumbuh kembangkan potensi –
potensi kemanusiaannya. Dalam pendidikan guru berusaha memberikan pembelajaran
kepadapara siswa untuk lebih aktif mengembangkan potensi yang ada pada dirinya.
Untuk mencapai pada tujuan pendidikan guru sebagai motivator dan fasilitator
dalam proses belajar mengajar sangat besar peranannya terutama dalam usaha
pembelajaran siswa. Berhasil atau tidaknya suatu pembelajaran tidak terlepas
dari cara atau metode pengajaran yang diterapkan guru disekolah. Oleh karena
itu, guru dituntut untuk untuk dapat memilih model mengajar yang tepat dan
inovatif dalam menyajikan pelajaran. Mata pelajaran ilmu pengetahuan soaial perlu diberikan kepada semua
peserta didik dimulai dari sekolah dasar untuk membekali mereka dengan
kemampuan untuk berfikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif serta
kemampuan bekerja sama, dalam
membelajarkan ilmu pengetahuan sosial kepada siswa, dan apabila guru masih menggunakan paradigma pembelajaran lama dalam
arti komunikasi dalam pembelajaran ilmu pengetahuan soaial, maka pembelajaran
kooperatip dapat dipilih menjadi solusinya. Pembelajaran kooperatif adalah
strategi belajar dimana siswa belajar dalam kelompok kecil yang memiliki
tingkat kemampuan yang berbeda.
Istilah ilmu pengetahuan social (IPS) diarahkan pada penelaahan
masyarakat, meliputi kenyataan dan berbagai masalahnya melalui pembelajaran
sejarah, geografi, ekonomi, dan sosiologi. IPS secara lebih mendalam mengkaji
hubungan antar manusia yang mencakup hubungan individu dengan kelompok,
kelompok dengan kelompok, dan kelompok dengan Alam. Seorang guru harus jadi
penyelam bagi anak-anak didiknya termasuk untuk mengembangkan keterampilan
saling berbagi pada anak didiknya, siswa tidak akan mengenali sesutu jika tidak
dikenalkan, maka seorang guru harus berupaya untuk memperkenalkannya khususnya
keterampilan saling berbagi ini, pengenalan sedikit demi sedikit akan
meneumbuhkan kepekaan pada anak didik kita, memahami dan dengan berjalannya
waktu anak didik kitapun akan menguasai keterampilan saling berbagi ini dan
siap diterapkan dikehidupannya yang lebih luas yaitu masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar