Kamis, 05 Januari 2017

Perbedaan Individual Peserta Didik



Perbedaan Individual Peserta Didik
Secara umum, perbedaan individual dibedakan menjadi dua, yaitu perbedaan secara vertikal dan perbedaan secara horizontal. Perbedaan secara vertikal adalah perbedaan individu dalam aspek jasmaniah, seperti bentuk,tinggi, besar, kekuatan dan sebagainya. Perbedaan horizontal adalah perbedan individu dalam aspek mental, seperti bakat, tingkat kecerdasan, minat , ingatan, emosi, temprament dan sebagainya. Berikut ini beberapa aspek perbedaan individual peserta didik tersebut.
a.       Perbedaan Fisik-Motorik
Perbedaan individual dalam fisik tidak hanya berbatas pada aspek-aspek yang teramati oleh pancaindra, seperti bentuk atau tinggi badan, warna kulit, warna mata dan rambut, jenis kelamin, nada suara atau bau keringat, melainkan juga mencakup aspek-aspek fisik yang tidak dapat diamati melalui pancaindra. Perbedaan aspek fisik juga terlihat dari kesehatan peserta didik, seperti kesehatan mata dan telinga. Dalam hal kesehatan mata misalnya, akan ditemui adanya peserta didik yang mengalami gangguan penglihatan, seperti rabun jauh, rabun dekat, rabun malam, buta warna, dan sebagainya. Sedangkan dalam hal kesehatan telinga, akan ditemui adanya peserta didik yang mengalami penyumbatan pada saluran telinga, ketegangan pada gendang telinga, terganggunya tulang-tulang pendengaran, dan seterusnya.
b.      Perbedaan Intelegensi
Intelegensi adalah satu kemampuan mental, pikiran atau intelektual dan merupakan bagian dari proses kognitif pada tingkatan yang lebih tinggi.
c.       Perbedaan Kecakapan Bahasa
Kemampuan berbahas adalah kemampuan seseorang untuk menyatakan buah pikirannya dalam bentuk ungkapan kata dalam kalimat yang bermakna, logis dan sistematis. Kemampuan berbahasa anak didik berbeda-beda, ada yang berbicara dengan lancar, singkat dan jelas, ada pula yang gagap berbicara, berbelit-belit dan tidak jelas. Faktor yang mempengaruhi perbedaan kecakapan berbahasa anak, yaitu faktor kecerdasan, pembawaan, lingkungan fisik, terutama orang bicara, dan sebagainya.
d.      Perbedaan Psikologis
Perbedaan psikologis peserta didik juga terlihat dari aspek psikologisnya. Ada anak yang mudah tersenyum, gampang marah, berjiwa sosial, sangat egoistis, cengeng, pemalas, rajin dan ada juga anak yang pemurung, dan seterusnya.
Persoalan psikologis memang sangat kompleks dan sangat sulit dipahami secara tepat, karena menyangkut apa yang ada didalam jiwa dan perasaan peserta didik. Salah satu cara yang mungkin dilakukan adalah dengan melakukan pendekatan kepada peserta didik secara pribadi. Dengan cara ini, mungkin guru dapat menegnal siapa sebenarnya peserta didik tersebut, keinginan-keinginanya, dan kebutuhan-kebutuhan yang ingin dicapainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar