Karakteristik Anak Usia Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Secara garis besar, aspek-aspek perkembangan meliputi
perkembangan fisik-motorik dan otak, perkembangan kognitif, dan perkembangan
sosio emosional. Secara umum, karakteristik perkembangan peserta didik
dibedakan seperti berikut.
Karakteristik Anak Usia Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Terdapat sejumlah karakteristik yang menonjol pada anak
usia sekolah menengah pertama ini, yaitu seperti berikut.
a.
Terjadinya
ketidakseimbangan proporsi tinggi dan berat badan.
b.
Mulainya
ciri-ciri seks sekunder.
c.
Kecenderungan
ambivalensi, antara keinginan menyendiri dengan keinginan bersosialisasi, serta
keinginan untuk bebas dari dominasi dengan kebutuhan bimbingan dan bantuan dari
orang tua.
d.
Senang
membandingkan kaidah-kaidah, nilai-nilai etika antara norma dengan kenyataan
yang terjadi dalam kehidupan orang dewasa.
e.
Mulai
mempertanyakan secara kseptik mengenai
eksistensi dan sifat kemurahan dan keadilan tuhan.
f.
Reaksi
dan ekspresi emosi masih labil.
g.
Mulai
mengembangkan standar dan harapan terhadap perilaku diri sendiri sesuai dengan
dunia sosial.
h.
Kecenderungan
minat dan pilahan karier reklatif sudah lebih jelas.
Karakteristik Anak Usia Remaja (SMP/SMA)
Masa remaja (12-20 tahun) merupakan masa peralihan antara
masa kehidupan anak-anak dan masa kehidupan orang dewasa. Masa remaja sering
dikenal dengan masa pencarian jati diri. Masa remaja ditandai dengan sejumlah
karakteristik penting berikut.
·
Mencapai
hubungan yang matang dengan teman sebaya.
·
Dapat
menerima dan belajar peran sosial sebagai pria atau wanita dewasa yang
dijunjung tinggi oleh masyarakat.
·
Mencapai
kemandirian emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya.
·
Memilih
dan mempersiapkan karier di masa depan sesuai dengan minat dan kemampuannya.
·
Mengembangkan
sikap positif terhadap pernikahan, hidup berkeluarga dan memiliki anak.
·
Mengembangkan
keterampilan intelektual dan konsep-konsep yang diperlukan sebagai warga
negara.
·
Mencapai
tingkah laku yang bertanggung jawab secara sosial.
·
Memperoleh
seperangkat nilai dan sistem etika sebagai pedoman dalam bertingkah laku.
·
Mengembangkan
wawasan keagamaan dan meningkatkan religiusitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar