Selasa, 03 Januari 2017

Peran Guru Sebagai Pengajar



Peran Guru Sebagai Pengajar
Guru sebagai pengajar, sejenak adanya kehidupan, sejak itu pula guru telah melaksanakan pembelajaran, dan memang hal tersebut merupakan tugas dan tunggung jawabnya yang pertama dan utama. Guru membantu peserta didik yang sedang berkembang untuk mempelajari sesuatu yang belum diketahuinya, membentuk kopetensi, dan memahami materi standar yang dipelajari. Perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi yang begitu pesat perkembang, harus semua sesaui dengan perkembangan zaman, teknologi bukan hanya milik anak-anak kota saja, anak-anak yang tidak tinggal dikotapun harus mampu menguasai dan memahmai ilmu teknologi. Terkadanga akibat dari teknologi peran guru dapat tergantikan, namun jadikan tenologi sebagai hal yang positif jadikan teknologi sebagai bahan ajar atau materi bagi peserta didik dan tugas guru hanya sebagai fasilitator yang bertugas membimbing dan membina dan memerikan kemudahan belajar.
Peserta didik dapat belajar dari berbagai sumber seperti televisi, radio, dan film pembelajaran. Perkembangan ini baik apa bila dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik mungkian, agar pembelajaran menjadi tidak monoton, peserta didik lebih merasa nyaman dan menyenangkan dengan media yang menarik perhatian namun bukan berarti guru tidak memiliki peran, dengan inilah peran guru sangat dibutuhkan demi mengarahkan mana yang baik dalam sistem pembelajaran. Kegitan belajar peserta didik dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti motivasi, kematangan, hubungan peserta didik dengan guru, kemampuan verbal, tingkat kebebasan, rasa aman, dan keterampilan guru dalam berkomunikasi. Semua hal itu harus terpenuhi dalam melakukan pembelajaran terutama untuk mengikuri potensi peserta didik dalam semua kematangan dalam diri peserta didik, berikut kematangan dalam diri peserta didik:
a)      Kematangan emosional, mencakup aspek:
·         Kemantapan susana kehidupan emosional
·         Kemantapan suasana kehidupan bersama dengan orang lain
·         Kemampuan untuk santai, gembira, dan menyatakan kejengkelan
·         Sikap dan perasaan terhadapat kemapuan dan kenyataan diri sendiri
b)      Kematangan intelektual, mencakup aspek:
·         Kemampuan mencapai wawasan diri sendiri
·         Kemampuan memahami orang lain dan keragamannya
·         Kemampuan mengambil keputusan
·         Keterbukaan dalam mengenal lingkungan
c)      Kematangan sosial, mancakup aspek:
·          Keterlibatan dalam partisipasi sosial
·         Kesediaan  kerja sama
·         Kemampuan kepemimpinan, sikap toleransi
·         Keakraban dalam pergaulan
d)     Tanggung jawab, mencakup aspek:
·         Sikap produktif dalam mengembangkan diri,
·         Melakukan perencanaan dan melaksanakannya secara fleksibel,
·         Sikap altruisme, empati, bersahabat dalam hubungan interpersonal,
·         Kesadaran akan etika dan hidup jujur,
·         Melihat perilaku dari segi konsekuensi atas dasar sistem nilai,
·         Kemampuan bertindak independen
Jika faktor-faktor diatas dipenuhi, maka melalui pembelajaran peserta didik dapat belajar dengan baik. Sehubungan dengan semua kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajran dengan baik, guru sebagai orang yang bertugas menjelaskan sesuatu dengan baik dan benar, dapat menjelaskan hal yang sulit dipahami menjadi sangat mudah dipahami bagi peserta didik, dan membuat sesuatu itu dapat dipersentasikan dalam dirnya, bukan hanya sekedang tau, namun peserta didik dapat memahami dan merealiasikan dalam kehidupannya.  Guru dituntut untuk lebih terampil dalam semua hal terutama keterampilan dalam memecahkan suatu masalah . untuk beberapa hal yang harus dilakukan oleh guru seperti: membuat ilustrasi, mendeskrifsikan, menganalis, mensintesis, bertanya, merespon dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar