Apa Itu Psikologi Perkembangan?
Secara harfiah, psikologi adalah ilmu yang mempelajari
tentang jiwa. Psikologi tidak mempelajari jiwa itu secara langsung karena
sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi
dari jiwa tersebut, yakni berupa tingkah laku dan proses mental.
Secara umum, psikologi dapat dibedakan menjadi 2 cabang,
yaitu psikologi teoritis dan psikologi terapan. Psikologi toritis dapat
dibedakan menjadi 2 bagian yaitu psikologi umum dan psikologi khusus. Psikologi
umum adalah psikologi teoritis yang mempelajari aktivitas-aktivitas manusia
yang bersifat umum dalam rangka mencari dalil-dalil umum dan dalil psikologi.
Sedangkan psikologi khusus adalah psikologi teoritis yang menyelidiki segi-segi
khusus aktifitas mental manusia, psikologi khusus ini terdiri atas berikut ini.
a.
Psikologi
perkembangan, mengkaji perkembangan tingkah laku dari aktivitas mental manusia
sepanjang rentang kehidupannya mulai dari masa konsepsi hingga meninggal dunia.
b.
Psikologi
sosial, mengkaji aktifitas mental manusia dalam kaitannya dengan situasi
sosial.
c.
Psikologi
kepribadiaan, mengkaji struktur kepribadian manusia sebagai satu kesatuan utuh.
d.
Psokologi
abnormal, mengkaji aktifitas mental individu yang tergolong abnormal.
e.
Psikologi
diferensial, mengkaji tentang perbedaan-perbedaan antar individu.
f.
Psikologi
industri, mengkaji prilaku individu dalam kaitannya dengan dunia industri.
g.
Psikologi
pendidikan, mengkaji prilaku individu dalam situasi pendidikan.
Perkembangan adalah
suatu proses perubahan dari suatu keadaan menjadi keadaan yang lain, dan ini
terjadi pada diri seseorang secara terus-menerus sepanjang hayat. Berdasarkan
latar belakang keahlian khusus, juga dipengaruhi oleh variasi aliran psikologi
yang mereka ikuti.
·
Interdisipliner,
artinya bahwa pembahasan tentang human development melibatkan semua bidang yang
mempelajari tentang manusia.
·
Studi
ilmiah adalah sebuah studi yang telah teruji, mengikuti tahap-tahap ilmiah, dan
dapat dipertanggungjawabkan hasilnya.
·
Perkembangan
selalu di kaitkan dengan perubahan yang terkait dengan perubahan usia.
·
Sebuah
prilaku yang sama akan memiliki makna yang berbeda ketika terjadi pada usia
yang berbeda.
Jadi psikologi
perkembangan adalahcabang dari psikologi yang mempelajari proses perkembangan
individu, baik sebelum maupun setelah kelahiran, mulai dari masa konsepsi
sampai mati, berikut kematangan prilaku.
Tujuan, Fungsi, dan Manfaat
Psikologi Perkembangan
1.
Tujuan
mempelajari psikologi perkembangan peserta didik di antaranya sebagai berikut:
·
Untuk
mengetahui tingkah laku individu itu sesuai atau tidak dengan tingkat
usia/perkembangannya.
·
Untuk
mengetahui tingkat kemampuan individu pada setiap fase perkembangannya.
·
Untuk
mengetahui kapan individu bisa diberi stimulus pada tingkat perkembangan
tertentu.
·
Agar
dapat memepersiapkan diri dalam menghadapi perubahan-perubahan yang akan
dihadapi anak.
·
Khusus
bagi guru, agar dapat memilih dan memberikan materi dan metode yang sesuai
dengan kebutuhan anak, terutama dalam kegiatan proses belajar mengajar.
·
Memberikan,
mengukur, dan menerangkan perubahan dalam tingkah laku serta kemampuan yang
sedang berkembanga sesuai dengan tingkat usia dan yang mempunyai ciri-ciri
universal, dalam artian yang berlaku bagi anak-anak dimana saja dalam
lingkungan sosial-budaya mana saja.
·
Mempelajari
karakteristik umum perkembangan peserta didik, baik secara fisik, kognitif,
maupun psikososial.
·
Mempelajari
perbedaan-perbedaan yang bersifat pribadi pada tahapan, atau masa perkembangan
tertentu.
·
Mempelajari
tingkah laku anak pada lingkungaan yertentu yang menimbulkan reaksi yang
berbeda.
·
Mempelajari
penyimpangan tingkah laku yang dialami seseorang seperti kenakalan-kenakalan,
kelainan-kelainan dalam fungsionalitas inteleknya, dan lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar