Selasa, 03 Januari 2017

Penanaman Sikap Saling Berbagi Pada Siswa



Penanaman Sikap Saling Berbagi Pada Siswa
Sebagai makhluk sosial kita pasti membutuhkan sosialisasi, membutuhkan orang lain, bantuan, dan semacamnya dan memang hal-hal ini lah yang harus diterapkan dalam benak peserta didik kita. Sikap sosial atau keterampilan saling berbagi sangat penting di tanamkan dalam diri anak, khususnya bagi anak sekolah dasar karena anak yang masuk kesekolah dasar merupakan awal dari pembentukan karakter, sikap, sifat, kepribadian, dan prilaku dalam diri siswa sehingga seorang guru harus paham dan mampu dalam menanamkan sikap social kedalam diri siswa.
Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menanamkan sikap social khususnya sikap saling berbagi adalah dengan melalui kegiatan belajar disekolah. Kegiatan belajar disekolah merupakan kegiatan yang bisa menjadikan siswa untuk belajar banyak hal, terutama belajar dari figure seorang guru, karena itu guru dituntut untuk selalu memberikan contoh yang baik untuk siswa. Sosok seorang guru adalah sosok yang sangat penting, karena dari guru siswa banyak belajar tentang berbagai pengetahuan. Dari seorang guru pula siswa meniru dan belajar tentang sikap, berprilaku karena seorang guru akan selalu menjadi contoh pada siswanya, baik dikelas, disekolah, dan baik diluar sekolahpun guru menjadi pusat perhatian siswanya.
Menurut guru dalam menanamkan sikap social dalam diri siswa, yang paling berperan adalah keluarga di rumah, karena keluargalah yang memiliki banyak waktu bersama siswa di rumah dan selanjutnya adalah lingkungan sekolah. Begitupun cara yang guru lakukan yaitu guru mempersiapkan RPP, media dan materi yang akan guru bahas kemudian pada saat mengajar guru selalu memberikan kalimat-kalimat positif yang bisa menumbuhkan rasa sikap social pada siswa yang didalamnya terdapat aspek-aspek keterampilan salah satunya siswa akan memiliki keterampilan saling berbagi pada sesamanya. Ketika guru menjelaskan sebuah materi pembelajaran guru selalu mengkaitkannya dengan sikap-sikap sosial yang ditanamkan dalam diri siswa. Begitu juga ketika mengajar pelajaran IPS, kalimat-kalimat pembangkit.
Berdasarkan hasil survey (Enok Maryani) menunjukan bahwa pengembangan keterampilan social/keterampilan saling berbagi erat kaitannya dengan materi, metode, media, dan evaluasi pembelajaran. Materi yang bermuatan isu-isu kontemporer bersifat problem solving efektif terhadap pengembangan keterampilan social peserta didik yaitu keterampilan saling berbagi. Cooperative learning mengembangkan keterampilan saling berbagi yang lebih baik, semakin konkrit media semakin efektif untuk pengembangan keterampilan saling berbagi pada siswa. Misalnya, pemanfaatan lingkungan sekitar, film, kunjungan kerja, dan media lainnya yang bersifat partisipatif dan interaktif. Keterampilan saling berbagi dapat berkembang melalui kerja sama kelompok, membangun pemahaman, tanya jawab diskusi, dan observasi. Media yang interaktif lebih membangun pemahaman dan interaksi siswa. Pengembangan keterampilan saling berbagi melalui proses pembelajaran, oleh karena itu peran guru di dalam kelas sangat penting. Dalam hal ini guru berfungsi sebagai fasilitator dan mediator, yang dapat mengarahkan pembelajaran kearah produktif, supaya peserta didik senantiasa dibantu dan diarahkan oleh guru sehingga apa yang diperbuatnya menjadi terarah dan sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Sebagai support sistem, kepala sekolah mempunyai peran yang sangat strategis dalam mendukung pengembangan keterampilan social/keterampilan saling berbagi dalam bentuk kebijakan, penyediaan sarana dan prasarana, suasana kondusif, keteladanan dan asfek manajerial lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar