Penanaman Sikap Saling Berbagi Pada Siswa
Sebagai makhluk sosial
kita pasti membutuhkan sosialisasi, membutuhkan orang lain, bantuan, dan
semacamnya dan memang hal-hal ini lah yang harus diterapkan dalam benak peserta
didik kita. Sikap sosial atau
keterampilan saling berbagi sangat penting di tanamkan dalam diri anak,
khususnya bagi anak sekolah dasar karena anak yang masuk kesekolah dasar
merupakan awal dari pembentukan karakter, sikap, sifat, kepribadian, dan
prilaku dalam diri siswa sehingga seorang guru harus paham dan mampu dalam
menanamkan sikap social kedalam diri siswa.
Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menanamkan sikap
social khususnya sikap saling berbagi adalah dengan melalui kegiatan belajar
disekolah. Kegiatan belajar disekolah merupakan kegiatan yang bisa menjadikan
siswa untuk belajar banyak hal, terutama belajar dari figure seorang guru,
karena itu guru dituntut untuk selalu memberikan contoh yang baik untuk siswa.
Sosok seorang guru adalah sosok yang sangat penting, karena dari guru siswa
banyak belajar tentang berbagai pengetahuan. Dari seorang guru pula siswa
meniru dan belajar tentang sikap, berprilaku karena seorang guru akan selalu
menjadi contoh pada siswanya, baik dikelas, disekolah, dan baik diluar
sekolahpun guru menjadi pusat perhatian siswanya.
Menurut guru dalam menanamkan sikap social dalam diri siswa, yang
paling berperan adalah keluarga di rumah, karena keluargalah yang memiliki
banyak waktu bersama siswa di rumah dan selanjutnya adalah lingkungan sekolah.
Begitupun cara yang guru lakukan yaitu guru mempersiapkan RPP, media dan materi
yang akan guru bahas kemudian pada saat mengajar guru selalu memberikan
kalimat-kalimat positif yang bisa menumbuhkan rasa sikap social pada siswa yang
didalamnya terdapat aspek-aspek keterampilan salah satunya siswa akan memiliki
keterampilan saling berbagi pada sesamanya. Ketika guru menjelaskan sebuah materi
pembelajaran guru selalu mengkaitkannya dengan sikap-sikap sosial yang ditanamkan dalam diri siswa. Begitu
juga ketika mengajar pelajaran IPS, kalimat-kalimat pembangkit.
Berdasarkan hasil survey (Enok Maryani) menunjukan bahwa pengembangan keterampilan social/keterampilan
saling berbagi erat kaitannya dengan materi, metode, media, dan evaluasi
pembelajaran. Materi yang bermuatan isu-isu kontemporer bersifat problem solving
efektif terhadap pengembangan keterampilan social peserta didik yaitu
keterampilan saling berbagi. Cooperative learning mengembangkan keterampilan
saling berbagi yang lebih baik, semakin konkrit media semakin efektif untuk
pengembangan keterampilan saling berbagi pada siswa. Misalnya, pemanfaatan
lingkungan sekitar, film, kunjungan kerja, dan media lainnya yang bersifat
partisipatif dan interaktif. Keterampilan saling berbagi dapat berkembang
melalui kerja sama kelompok, membangun pemahaman, tanya jawab diskusi, dan
observasi. Media yang interaktif lebih membangun pemahaman dan interaksi siswa.
Pengembangan keterampilan saling berbagi melalui proses pembelajaran, oleh
karena itu peran guru di dalam kelas sangat penting. Dalam hal ini guru
berfungsi sebagai fasilitator dan mediator, yang dapat mengarahkan pembelajaran
kearah produktif, supaya peserta didik senantiasa dibantu dan diarahkan oleh
guru sehingga apa yang diperbuatnya menjadi terarah dan sesuai dengan tujuan
yang hendak dicapai. Sebagai support sistem, kepala sekolah mempunyai peran
yang sangat strategis dalam mendukung pengembangan keterampilan
social/keterampilan saling berbagi dalam bentuk kebijakan, penyediaan sarana
dan prasarana, suasana kondusif, keteladanan dan asfek manajerial lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar