Cara
Mendidik Anak Remaja yang Baik dan Benar
Mendidik anak usia remaja merupakan salah satu fase
paling berat yang dihadapi oleh sebagian besar orang tua. Di masa ini,
anak-anak cenderung akan berubah sikap menjadi seorang pemberontak, yang suka
melawan orang tua dan berpikiran labil karena di usia inilah mereka sedang
mencari tahu jati diri mereka yang sebenarnya. Mereka merasa bahwa diri mereka
adalah yang paling benar dan merekapun juga memiliki rasa keingintahuan yang
sangat besar terhadap semua hal. Usia remaja biasanya dimulai ketika ank-anak mulai
duduk di bangku SMP dan berakhir setelah mereka mulai ,e,asuki tahun akhir di
SMA. Anak-anak yang memasuki pubertas atau masa remaja sangatlah rawan dan
sangat perlu untuk diawasi agar mereka tidak terjerumus ke hal-hal yang
menyimpang.
Cara mendidik anak yang sedang memasuki usia remaja, hal
pertama yang harus kita lakukan adalah pintar-pintar memposisikan diri. Jangan
selalu tampakkan posisi anda sebagai orang tua yang berkuasa dan yang harus
selalu dipatuhi. Anda harus pintar dan jeli dalam menilai situasi sehingga anda
bisa menempatkan diri anda dengan peran yang tepat. Memiliki anak yang
shaleh/shalehah, pintar, sopan, berbakti pada orang tua, penurut, dan lain
sebagainya merupakan dambaan setiap orang tua, tentunya semua ini tergantung
dari didikan orang tua. Karena anak mau jadi apa, besar ketergantungan pada
orang tua.
Mendidik anak disaat remaja juga tidak sulit, berikut
cara mendidik anak yang baik dan benar.
a.
Ajarilah
anak untuk mencintai serta menyayangi dirinya sendiri
b.
Luangkan
waktu anda yang berkualitas setiap hari
c.
Jadilah
pendengar bagi anak remaja anda yang baik
d.
Seringlah
tertawa, sebab kegembiraan itu menular
e.
Berilah
penghargaan serata pengakuan
f.
Ajarkan
ank sikap disiplin dengan hormat
g.
Berilah
ruang bagi puta-putri anda untuk melakukan kesalahan
h.
Tanamkan
nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, serta semangat saling membantu
i.
Tanamkan
sikap jujur di hati anak sejak dini
Sering sekali banyak permasalah di usia remaja, sebagian
besar masalah di sekolah. Nah untuk menanggapi masalah ini jangan terburu-buru
mendonrongnya dengan berbagai pertanyaan dan omelan. Hal itu justru akan memicu
kemarahan dan ketidaksukaannya pada kehadiran anda. Posisikan diri anda sebagai
teman yang bisa dipakai sebagai tempat untuk mencurahkan keluh kesah. Biarkan kepercayaan
pada anda tumbuh secara perlahan. Ingatlah, terkadang mereka hanya membutuhkan
anda sebagai tempat untuk mendengarkan keluh kesah dan bukan untuk mencari
nasihat. Jika ia tidak bertanya, jangan berikan nasihat yang terlalu panjang
dan terkesan menghakimi. Berikan pendidikan agama yang kuat sejak mereka kecil agar
mereka tidak terjerumus pada kehidupan yang kelam. Cari tahu apakah anka anda
mendapatkan pendidikan seks dan narkoba yang cukup di sekolah serta pendidikan
tambahan mengenai hal tersebut dengan tepat dirumah agar mereka mereka tidak
penasaran atau tergoda untuk mencoba berhubungan seks maupun mencoba narkoba.
Jangan mengekang anak remaja anda terlalu ketat. Ketika anda mengikatnya
terlalu kencang mereka justru akan semakin mencoba untuk lari dan berontak
kepada anda. Sebaiknya, menggunakan metode tarik ulur agar mereka bisa lebih
menghargai anda dan berikan batasan-batasan khusus yang membuat nereka bisa
merasa bebas, namun tetap terkontrol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar