Cara
Memotivasi Siswa yang Enggan Belajar
Proses pendidikan selalu dihadapkan kepada keunikan yang
dimiliki siswa yang mengisyaratkan adanya perbedaan individual baik dari sisi
kemampuan, motivasi, dan kecepatan belajar. Perbedaan ini merupakan peringatan
dini agar guru tidak lagi menganggap siswa sebagai objek, melainkan sebagai
subjek. Guru harus mengupayakan berbagai cara agar peserta didik tampil sebagai
sosok utuh dan besikap aktif dalam menjalani pembelajaran. Untuk itu, guru
perlu mengubah pola pengorganisasian kesempatan belajar dari bersifat didaktif
ke arah yang bersifat individual. Artinya, guru perlu menjamin bahwa setiap
siswa akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan tujuan
pembelajarannya, serta memunculkan kesempatan bagi siswa untuk bersikap aktif
mencari, memperoleh, dan mengolah perolehan pembelajarannya.
Saat ini banyak sekali masalah terutama dalam proses
pembelajaran yang terhambat karena masih ada siswa yang enggan belajar.
Keengganan ini tentu saja ada sebab dan akibat yang ditimbulkan. Adapun sebab
siswa enggan belajar diantaranya: Seiring perkembangan zaman dan teknologi yang
semakin canggih sehingga fokus siswa sekarang beralih kepada televisi, HP dan
lain sebagainya terutama games yang kini sedang banyak digemari siswa. Metode
pembelajaran yang kurang menarik sehingga minat siswa kurang dalam belajar.Penggunaan
strategi belajar yang kurang tepat juga berpengaruh terhadap minat siswa dalam
belajar. Sarana prasarana yang kurang mendukung. Peran orang tua yang kurang
membimbing dalam mendukung pembelajaran anak dan lain sebagainya. Sebab
tersebut mengakibatkan siswa enggan belajar.
Untuk
menghadapi siswa yang enggan belajar, guru maupun kepala sekolah dapat
menerapkan cara berikut. Pertama, Susun target jangka pendek yang sesuai dengan
kemampuannya. Dengan cara itu, diharapkan siswa dapat segera merasakan sukses,
sehingga menimbulkan rasa percaya diri. Kedua, Ajak siswa menuliskan target
tersebut dan bantu pencapaiannya. Dengan menuliskan target sendiri, siswa akan
selalu teringat dan terdorong untuk mencapainya. Ketiga, sesuaikan situasi
belajar dengan minat siswa sehingga terdorong untuk aktif mengerjakannya.
Keempat, Hindari kritik, karena kritik bagi siswa semacam itu justru dapat
menurunka rasa percaya diri dan meregangkan hubungan hangat antara guru dengan
siswa. Kelima, Berikan insentif, jika perlu. Sering kali siswa yang enggan
belajar termotivasi jika diberikan hadiah tertentu. Dan keenam, Lakukan
konseling hingga dapat diketahui sebab keengganan belajar.
Cara ini merupakan salah satu yang mudah dan tepat untuk
di terapkan dalam mengatasi anak yang enggan belajar. Terutama dalam mengatasi
anak yang enggan belajar karena kemampuan yang terbatas, kurang percaya diri,
minat belajar yang kurang, masalah intern dan masalah lainnya yang menimbulkan
siswa enggan belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar